Lima Formula Cara Menulis Buku Dari Karya Ilmiah. Nomor Lima Menjadi Kuncinya. Simak Penjelasannya Bersama Eko Daryono Berikut Ini
Resume KBMN PGRI Gel. 31
Pertemuan Ke-18
Senin, 24 Juni 2024
Materi: Menulis Buku Dari Karya Ilmiah
Narasumber: Eko Daryono, S.Kom
Moderator: Muliadi, M.Pd
Saatnya kita belajar menulis bersama KBMN Gel 31 via WA grup.
Malam ini kita akan belajar bagaimana menulis buku dari karya ilmiah dengan narasumber Pak Eko Daryono, S. kom.
Dengan momod Pak Muliadi, M.Pd tak terasa sudah pertemuan ke-18. Sudah lebih dari setengah perjalanan peserta mengikuti pelatihan menulis yang digagas oleh Wijaya Kusumah atau yang sering disapa Omjay.
Materi malam ini yang sifatnya lebih teoristis dan bisa jadi membingungkan karena tidak ada standarisasi konversi karya ilmiah menjadi buku.
Tetapi menarik untuk disimak dan dipelajari. Sejak pelatihan KBMN Gel. 28 dan gel. 31, tentunya akan banyak perubahan tentang standarisasi karya ilmiah menjadi buku.
Karena hal ini terjadi editing dari Perpusnas yang menerbitkan ISBN. Sebelum kita belajar lebih jauh lagi, pertama kita harus tahu terlebih dahulu apa itu karya tulis ilmiah.
“Karya tulis ilmiah merupakan tulisan perseorangan atau kelompok dari hasil penelitian dan pengembangan, tinjauan, ulasan, kajian, dan pemikiran sistematis yang yang memenuhi kaidah ilmiah (Peraturan Kepala LIPI Nomor 2 Tahun 2014).
KTI atau karya tulis ilmiah terbagi menjadi dua, yaitu:
1. KTI nonbuku, contohnya:
a. Kesarjanaan: skripsi, tesis, disertasi
b. Hasil penelitian (esai ilmiah): laporan, makalah, artikel, komunikasi pendek
c. Ulasan: resensi
2. KTI buku, contohnya:
a. Didaktik (bahan ajar): handout, diktat, modul, buku ajar, buku referensi
b. Pengayaan: monografi, buku teks, buku pegangan (handbook), buku panduan
c. Kompilasi: bunga rampai, prosiding
Kedua jenis KTI tersebut dapat dikonversikan menjadi buku.
Apa tujuan mengkonversikan karya ilmiah menjadi buku?
Ada lima formula untuk membuat buku dari karya ilmiah, yaitu:
1. Formula Judul, contohnya:
Judul asli : Model Pengembangan Strategi Sweet Love Dalam Membangun Kompetensi Pedagogi Guru Sekolah Dasar Di Kabupaten Y
Judul buku yang sudah keluar ISBN : STRATEGI SWEET LOVE
MEMBANGUN KOMPETENSI GURU
2. Formula Isi
Bagaimana isi dari karya ilmiah jika diubah menjadi sebuah buku? Maka otomatis akan berubah pula isinya.
Bagian yang dapat digunakan sesuai aslinya adalah pada bagian pertama dan bagian-bagian teoritisnya.
Sedangkan untuk bab 3, 4 dan 5 sudah tidak ada lagi terutama pada penelitian kuantitaif.
Jika pada karya ilmiah kualitatif, hasil penelitian masih bisa terpakai dengan catatan tidak lagi mengarah pada hasil penelitian, namun bahasanya sudah disesuaikan dengan bahasa pengetahuan umum.
3. Formula Struktur Penulisan
Pada buku hasil konversi tidak lagi mengenal bab, sub bab, list paragraph tetapi dibuat narasi yang mengalir.
4. Formula Bahasa
Bahasa yang digunakan dalam buku konversi diusahakan tidak formal seperti pada penelitian, misal seperti gaya kutipan.
5. Formula Kaidah Buku ISBN
Untuk pengajuan buku ber-ISBN, ada beberapa hal yang harus diperhatikan:
a. naskah harus dilengkapi dengan keaslian karya
b. sudah siap cetak
c. minimal halaman isi 50 halaman
d. format buku adalah bacaan umum.
Closing statement narasumber:
Jangan biarkan karya ilmiah kita hanya menjadi dokumen berdebu di rak almari pajang. Pertemukan dan jodohkan karya ilmiah kita dengan berjuta-juta pembaca yang telah menantikannya. Konversilah menjadi buku dan yakinlah bahwa buku karya kita akan menemui takdir terbaiknya.
Semoga bermanfaat ☺️
lengkap sekali bu ,, mantap
ReplyDeleteMantap π
ReplyDeleteMantap Bu ππ»
ReplyDeleteMantulππ
ReplyDeleteIya, Mantul Bu Anita :)
ReplyDelete