Yuk Belajar Teknik Penulisan Resume Bersama Raliyanti

KBMN Gel. 31 
Pertemuan ke-3
Senin, 29 April 2024
Narasumber: Raliyanti, S.sos., s.kom, M.Pd
Moderator: Purbaniasita Kusumaning Sedyo, S.Pd

Mengikuti Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) mengharuskan para peserta untuk menuliskan resume materi pertemuan.

Bagaimana cara menulis resume cepat dan tepat. Nah, malam ini kita akan belajar bersama narasumber hebat Bunda Raliyanti.

Beliau adalah alumni KBMN Gel. 20 dan sejak buku solo pertama beliau terbit, langsung diajak bergabung kedalam TSO (Tim Solid Omjay) oleh Bu Aam Nurhasanah yang juga merupakan editor buku beliau.

Sudah banyak karya yang beliau hasilkan diantaranya 3 buku solo, 27 buku antologi, beberapa jurnal dan juga mendesain cover buku dan masih banyak lagi karya lainnya.

Dari pertemuan 1 sampai pertemuan 30, peserta KBMN dikerjakan dan dikumpulkan linknya. Link dikumpulkan di form pengumpulan tugas dan dishare juga di grup.

Menulis resume merupakan syarat wajib pertama untuk lulus di kegiatan KBMN dan syarat lainnya adalah menerbitkan buku solo.

Beliau menjelaskan Seperti sudah kita ketahui, Resume adalah ringkasan atau rangkuman dari sebuah karangan atau tulisan yang panjang.

"Dalam resume, kita hanya menuliskan kembali intisari atau pokok informasi tapi tidak menghilangkan detail atau bagian penting dari tulisan tersebut", jelas beliau lagi.

Ada beberapa cara menulis resume dengan benar:

1. Amati materi dari penjelasan narasumber dengan baik.
2. Modifikasi materi yang diberikan dengan menggunakan bahasa sendiri tetapi tidak mengurangi kaidah bahasa Indonesia yg baik.
3. Hindari copy paste semua materi yang disampaikan narasumber untuk menghindari plagiarisme.
4. Kembangkan materi yang diberikan dengan hal yang related dengan materi.
5. Jangan lupa berikan kesimpulan diakhir penulisan resume atau sebelum kata penutup.
6. Yang tidak kalah pentingnya adalah tulislah resume dengan menggunakan kata dan gaya bahasa sendiri sehingga dapat menampilkan ciri khas gaya tulisan kita.

Hal penting yang harus diperhatikan dalam penulisan resume:

1. Tulislah resume dengan paragraf pendek, jika dengan paragraf panjang akan membuat pembaca jenuh.
2. Tulis pernyataan narasumber dengan gaya parafrase.

Trik agar cepat menulis resume:
1. Siapkan perangkat penulisan resume bisa dengan laptop atau HP.
2. Buat kalimat pembuka dan penutup yang berhubungan dengan materi yang akan disampaikan.
3. Tulis resume dengan paragraf pendek.
4. Tulis pernyataan narasumber dengan gaya paralelisme.

Ciptakan pikiran kita, caranya adalah:
1. Posisikan resume anda diurutan pertama.
2. Berikan karakter pada resume anda.
3. Tambahkan referensi lain yang berkaitan dengan materi yang disampaikan.
4. Meramu tulisan dengan gaya bahasa sendiri.

Kita juga dapat menyisipkan beberapa kata kutipan di resume yang kita buat.

Mengapa kita harus cepat membuat resume? Ya, jawabannya adalah agar dapat menarik perhatian pembaca dan pastinya tulisan kita banyak yang mengunjungi.

Dalam menulis resume, diperlukan kepercayaan diri sang penulis, karena akan terlihat dari kata-kata yang dituliskan.

Seorang penulis juga harus siap menerima kritikan dari para pembacanya untuk memperbaiki tulisannya agar menjadi lebih baik lagi. 

Latihan menulis setiap hari dan di-posting diberbagai platform.

Dan semua resume yang telah kita buat, bisa dijadikan buku solo. 

 Berikut cara resume dijadikan sebuah buku:
1. Buat TOC/Daftar isi
2. Pilih beberapa resume yang akan dijadikan buku
3. Pindahkan ke ms word.
4. Rapikan
5. Cari penerbit

Sebelum materi berakhir, ada beberapa pertanyaan terkait materi yang disampaikan, diantaranya:

Penanya pertama yaitu Pak ANTORO dari 
Jakarta Timur
Pertanyaan : 

1.Syarat kelulusan KBMN salah satunya hrs menerbitkan buku solo, misalnya kumpulan Resume dpt dijadikan buku solo, kriteria resume yg bagaimana yg layak diterbitkan menjadi buku?

2.Apakah karya antologi bisa dikumpulkan lalu diterbitkan ulang menjadi buku solo?

Jawaban Bunda Raliyanti:

wa'alaikumsalam, bapak Antoro...
1. Kriteria resume yang layak diterbitkan tentunya kriterianya sama dengan yang sudah dipublikasikan di blog. Perhatikan rambu-rambunya (bisa dibaca kembali tulisan di kompasiana), terutama untuk tidak melakukan plagiarisme. Tetap mencantumkan sumber tulisan yang dikutip.
2. Bisa

Penanya selajutnya dari Tegal, Bu Naili:

ijin bertanya untuk buku yang dihasilkan apa harus ber ISBN? Dan apabila bukunya dalam bentuk materi atau kumpulan tugas dari mahasiswa yg kita ajar dan dijadikan sebuah buku apa boleh? Terimakasih🙏

Jawaban Bunda:

Maaf.. Pak/bu Naili...
Untuk buku yang diterbitkan tidak harus berISBN tapi bisa yang berQRCBN. Tapi memang lebih baik yang berISBN agar buku terbitan kita bisa terdaftar di perpustakaan nasional. Kalau buku yang dibuat layak untuk mendapatkan ISBN tidak ada salahnya diajukan pembuatannya.
Materi atau kumpulan tugas bisa dimodifikasi sedemikian rupa untuk dijadikan buku. Buku latihan soal, buku kumpulan pembahasan soal atau dibuat judul lainnya yang menarik.

Jadi yang dapat disimpulkan dari materi pada pertemuan ke-3 adalah siapkan diri dan disiplin dalam latihan menulis. Resume yang baik adalah resume yang tidak menjiplak semua materi yang disampaikan tetapi menggunakan parafrase dengan kata-kata dan gaya menulis sendiri sehingga dapat memberikan ciri unik sang penulis.

Kelas tentang teknik menulis resume kali ini sangat menarik dan para peserta mendapatkan ilmu baru yang sangat bermanfaat dalam dunia penulisan.












Comments

Post a Comment